Sajak sajak tertoreh
dalam goresan tinta
di atas lembaran lembaran kitab
cerita buta
tapi kini mulai kering sudah
yang ada patahan patahan luka
dendangan lama tetap
berdengung
lalu kenapa
masih saja ruang kosong terisi
guratan suaramu
gambaran lagumu
pekikan senyumu
pancaran terang cahaya matamu
kini lelah sudah
tiada hembusan nafas untuk dirimu
tabung oksigen tak lagi buatmu
entah sampai kapan
Manusiaku ini sajak pertama
Untukmu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar