memuntahkan semua kuasa
asa mendulang masa berhenti
tanpa menoleh kemana sisi mata
menata tanpa ada pelita
lalu dengan apa suara bercerita
menyaksikan saja bibir ini
enggan menyapa
memutarkan nada menjadi
irama tak bernyawa
dalam petak ruang bersendawa
memaksa urat urat
mematangkan semua rangkaian
biji raya menerpa kerangka jiwa
mengubah anyir kata dalam
PermataFebuari, 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar