Mahbub
Sesuci
air mengalir disekujur tubuh
Mengalun
mengikuti lafadMu
Merdu
membuana
Tertunduk
kosong berbalut helaian sutra
Jiwa
ini terperangah
Jazad
terpaku
Arwah
menuju panggilan mu
Bukan
sekedar mascot
Lebih
hamba yang hina dina
Kalau
bisa ikuti kemana aku pergi
Terlalu
lancang kotoran busuk
Menempel
erat pada lembaran kain
Siapa
yang mau
Uraian
syair, mantra memujaMu
Tersentuh
Selalu
payungi aku
Rajutan
cinta yang menjadi idaman
Berikan
padaku
Sesuci
putih salju
Itu
tak berarti
Sebening
embun pagi
Tak
pantas bagiMu
Karena
maha besar
Besar
dari apaun
keagunganMu,
pencipta universum